Rabu, 28 Desember 2011

Faktor Penyebab Kenakalan Remaja


 faktor penyebab kenakalan remaja diantaranya :
-          sosio ekonomi
hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas ekonomi rendah dan tinggi dapat menimbulkan adanya kenakalan remaja.
-          Kegagalan study : frustasi juga menyebabkan kenakalan remaja
-          Situasi keluarga
pendidikan keluarga,pengawasan dari pihak orang tua kurang.
Faktanya : contoh,keluarga yang broken home,karena tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga,atau perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negative pada remaja. Pendidikan yang salah di keluargapun ,seperti terlalu memanjakan anak,tidak memberikan pendidikan tentang moral atau agama,ataupun penolakan terhadap eksistensi anak,bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja. Contoh lain,keluarga yang orang tuanya sama sama sibuk dengan urusan pekerjaannya,dan pulang dari kerja sudah malam hari,lalu tidur,dan paginya orang tua sudah beraktivitas bekerja lagi.hal tersebut lama kelamaan akan menyebabkan seorang anak kurang perhatian.seorang anak tersebut menjadi kurang terarah,padahal seharusnya peran keluarga sangatlah penting dalam mendidik anaknya,agar menjadi anak yang baik,terlebih jika anak sudah mulai remaja,banyak hal hal yang dikhawatirkan. Karena hanya didalam keluarga lah dapat terjadinya sosialisasi primer.Orang tua yang sibuk,biasanya selalu memberikan perhatian kepada anaknya dengan cara memenuhi kebutuhan anaknya. Misalkan dengan diberi uang. Terkadang hasil uang tersebut malah disalah gunakan.entah untuk membeli keperluan yang tidak bermanfaat,atau bisa menyebabkan si anak tersebut salah pergaulan. Dengan uang,ia merasa semua dapat dipenuhi.
Selain itu, orang tua juga tidak dapat mengontrol bagaimana aktivitas anaknya di sekolah,

-           Penggunaan waktu luang
Kegiatan di masa remaja sering hanya berkisar pada kegiatan sekolah dan seputar usaha menyelesaikan urusan di rumah, selain itu mereka bebas, tidak ada kegiatan. Apabila waktu luang tanpa kegiatan ini terlalu banyak pada sisi remaja akan timbul gagasan untuk mengisi waktu luangnya dengan berbagai bentuk kegiatan. Apabila bentuk kegiatan itu positif, hal ini tidak akan menimbulkan masalah. Namun, jika ia melakukan kegiatan yang negative maka lingkungan akan tergangu. Seringkali perbuatan negative ini hanya terdorong rasa iseng saja. Tindakan iseng ini selain untuk mengisi waktu juga tidak jarang dipergunakan para remaja untuk menarik perhatian lingkungannya, perhatian yang diharapkan dapat berasal dari orang tuanya maupun teman seperjuangannya.
Celakanya, kawan sebaya sering menganggap iseng berbahaya adalah salah satu bentuk pamer sifat jagoan yang sangat membanggakan. Misalnya, ngebut tanpa lampu malam hari, mencuri, merusak, minum-minuman keras, obat bius, dan sebaginya.

-          Pengaruh negative dari menonton film,komik,dan televisi.
Faktanya: di televise,sudah tercantum,siapa yang di perbolehkan untuk menonton acara tersebut, seperti bimbingan orang tua,anak anak,remaja,dan dewasa. Tetapi,banyak yang tidak memperhatikan akan hal itu.anak anak pun melihat tayangan televisi untuk remaja,yang seharusnya tidak pantas untuk ditonton oleh anak anak,akibatnya anak tersebut pikirannya akan teracuni oleh hal hal yang ada dalam tayangan tersebut.

-          Teman sebaya yang kurang baik, hal ini sangat berpengaruh.karena jika seseorang itu bergaul dengan lingkungan yang negativ, maka perlahan ia akan mudah terpengaruh.
Faktanya : pergaulan anak remaja, yang suka dengan tawuran antar pelajar.hal tersebut dilakukan untuk mencari jati diri, menunjukkan kehebatan dari komunitasnya. Selain itu,pada pergaulan anak remaja yang menggunakan narkoba,jika seseorang sudah dipaksa untuk mencicipi sedikit saja obat obatan haram itu,maka ia akan mengalami ketergantungan,dan secara tidak sadar,pergaulan juga akan berpengaruh untuk terjadinya kenakalan remaja. Komunitas yang tidak baik,akan mempengaruhi seseorang individu untuk ikut melakukan tindakan yang tidak baik juga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar